Sabtu, 29 April 2017

Be Better Muslimah


Be Better than Before

Assalamualaikum Ukhti Sholihah
Semoga kita selalu dalam perlindunganNya ukhti…
Ini tulisan pertama ku di sini..
Tau enggak sih rasanya gimana? Bahagia banget… Bisa menuangkan segala uneg – uneg pada tempat yang tepat. Bukan hanya itu, aku senang bertemu dengan kalian semua yang insyaallah sama – sama ingin menjadi yang terbaik di hadapan Allah
Untuk mengawalinya, aku ingin menuliskan sekecil pemikiran yang selalu ingin ku salurkan.

Hijrah Itu Berat? Memang.

Hanya untuk sekedar mengucapkan kata “HIJRAH” itu mudah, bahkan anak TK pun bisa melakukannya. Namun HIJRAH yang dimaksud bukan semudah pengucapannya, ini adalah sebuah janji seorang hamba pendosa kepada Sang Pencinta.

Hijrah karena Allah

HIJRAH itu tentang NIAT, niat seorang pendosa yang menginginkan ampunan dan RahmatNya, dan berharap Allah menerima taubatnya. Karena kita sadar, bahwa kita tak akan selamanya hidup di dunia fana ini, akan ada suatu tempat indah di sana yang menunggu seorang bidadari masuk ke dalamnya.

HIJRAH itu tentang KONSISTEN, konsisten dengan apa yang telah diikrarkan kepada sang pencipta. Konsisten untuk membunuh dosa-dosa yang pernah dilakukan di masa jahiliyah, agar tak akan pernah terulang kembali.

Mengendalikan Syahwat


Al-Hawa atau syahwat adalah tabiat yang telah ada pada diri manusia yang tidak dapat dimusnahkan, karena sifat tersebut sudah tertanam pada diri manusia. Oleh karena itu manusia tidak diperintahkan oleh Allah untuk membunuh syahwatnya, karena sudah pasti itu tak akan pernah bisa. Namun manusia diperintahkan Allah untuk memimpin hawa nafsunya dengan kekuatan iman dan akal sehat mereka. Agar hawa nafsu tersebut dapat dikendalikan dan diarahkan sesuai dengan syari’at agama Allah Ta’ala. Dalam hal ini Allah Ta’ala memerintahkan kita agar menempa jiwa dan berupaya mengendalikan hawa nafsu. Sebagaimana Firman Allah Ta’ala yang artinya:

“Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan Jiwanya dari keinginan hawa nafsunya, maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal(nya)”. (QS. An-Nazi’at: 40-41).

Jika Islam Agama Damai, Mengapa Ada Perang Dalam Islam??

image: quotes4everyday.wordpress.com
Islam adalah agama yang damai yang mengajarkan kasih sayang dan cinta sesama, hal itu dapat terlihat dari status Nabi Muhammad saw sebagai Nabi yang universal yang diutus sebagai rahmat bagi seluruh umat manusia.

Katakanlah, “Hai manusia, sesungguhnya aku Rasul Allah swt. kepada kamu sekalian dari Allah.." (7:158)

Kemudian dalam ayat lain Allah taala berfirman:
"Dan tidaklah Kami mengutus engkau melainkan sebagai rahmat bagi semesta alam" (21:107)
Apabila seseorang telah dikirim sebagai sumber rahmat bagi semua orang, maka sangat jelas bahwa baik
beliau saw ataupun para pengikuti beliau tidak akan mungkin menjadi sarana kerusakan dan penderitaan bagi siapapun di dunia. Inilah esensi dari Islam tentang perdamaian.
Tetapi dalam hal ini terdapat pertanyaan yang sering diajukan terhadap Islam berkaitan dengan hal ini, yaitu. jika Nabi Muhammad saw benar-benar merupakan rahmat bagi seluruh umat mansusia dan Islam benar-benar agama damai dan tidak mengajarkan ektremisme dan terorisme, maka mengapa kita menjumpai terjadinya peperangan di masa awal maupun akhir sejarah Islam? dan jika Islam mengajarkan perdamaian, mengapa sekarang kita jumpai kelompok teroris dan ekstremis Islam di dunia ini semakin menjadi-jadi, dan merekapun terus membenarkan ideologi mereka dengan bertindak mengatasnamakan ajaran Islam dan Al-Qur'an?

Menghilangkan Dosa Dengan Tobat dan Istighfar

tobat dan istighfarApakah Dosa itu dan bagaimana cara menghilangkannya. Umat Kristen dengan doktrin penebusan dosanya meyakini bahwa dosa manusia sudah ditebus oleh darah Yesus di tiang salib. Manusia terlalu kotor dan tidak mampu menghilangkannya dengan kekuatan sendiri, hanya Yesuslah yang bisa menebus segala kesalahan.
Tetapi Islam tidak mengajarkan konsep penebusan dosa tersebut tetapi Islam mengajarkan dosa bisa dihilangkan dengan tobat. Allah menciptakan manusia tidak hanya diberikan segala kemampuan jasmaniah melainkan telah dilengkapi juga kekuatan rohaniah, termasuk ketika dia berdosa manusia sebenarnya telah diberi kemampuan untuk bangkit, dengan bertobat dan menebusnya dengan kebaikan yang lebih banyak.

Selasa, 11 April 2017

Hal Terbaik Yang Pernah dilakukan dalam Hidup

    
Ketika berbicara terbaik, mungkin menurut saya pribadi banyak yang saya lakukan, namun, saya berprinsip bahwa jika saya tindakan saya tidak membuat kedua orangtua tersenyum bahagia dan bangga, saya rasa itu bukan hal terbaik.
Karena tindakan apapun yang saya lakukan, selain untuk Allah, diri saya pribadi, juga demi orangtua saya.Karena ketika melihat kedua orangtua saya tersenyum bangga akan suatu usaha atau prestasi yang saya peroleh itu sudah membuat saya merasa bangga akan perbuatan saya.

    Salah satu nya adalah memperoleh prestasi di sekolah formal, ketika itu saya selalu dapat mempertahankan prestasi akademik saya disekolah, saya bersaing ketat dan berjuang keras demi meraih sebuah prestasi terbaik, dan alsan yang kuat  yang memicu semangat

Rabu, 05 April 2017

9 Hal ini Dilakukan Miliarder Agar Sukses di Usia Muda


Tidak diragukan lagi bahwa banyak remaja dan anak muda di dunia berpikir memiliki usaha sendiri dapat memberikan kesempatan lebih besar bagi mereka dibandingkan harus meniti karir dari awal.
Survei yang dilakukan oleh Kauffman Foundation mengungkapkan, keputusan berbisnis yang diambil oleh remaja dan anak muda telah meningkat dari tadinya 19 persen menjadi 25 persen.
Baca Juga